Artikel

5 JENIS BAHAN PENGEPAKAN SUPAYA PAKET / BARANG KIRIMAN ANDA AMAN PADA SAAT PROSES PENGIRIMAN

BERIKUT 5 JENIS PENGEMASAN / PENGEPAKAN / PACKING

1.       PENGEPAKAN ( PACKING ) dengan BAHAN KERTAS

Bahan kemasan dari kertas paling sering digunakan untuk mengirim barang-barang yang tidak terlalu besar ataupun terlalu berat, misalnya mengirim buku. Bahan kertas yang biasa digunakan adalah kertas kado, kertas sampul, dan amplop. Kamu harus berhati-hati jika mengemas paket yang besar ataupun terlalu berat dengan kemasan berbahan kertas karena bahan ini cukup mudah sobek.

2.       PENGEPAKAN ( PACKING )dengan BAHAN BUBBLE WRAP

Bubble wrap dapat melindungi paket yang akan kamu kirim karena bubble wrap berfungsi untuk meredam getaran. Sering kali bubble wrap digunakan bersamaan dengan paket yang dikemas dengan bahan kertas agar paket tersebut lebih aman.

3.       PENGEPAKAN ( PACKING ) dengan BAHAN KARDUS

Kardus atau kotak karton umumnya digunakan untuk mengemas barang yang tidak mudah rusak apabila terbentur dan tertumpuk barang lain, seperti sepatu, aksesoris, dan barang-barang berbahan plastik. Kardus sendiri berfungsi untuk menahan tekanan dari luar. Saat menggunakan kardus, kamu harus memperhatikan cara menempelkan selotip atau lakban agar kardus tidak mudah terbuka.

4.       PENGEPAKAN ( PACKING ) dengan BAHAN STYROFOAM

Styrofoam digunakan untuk mengirim barang yang mudah rusak apabila terbentur atau terjatuh, karena styrofoam memiliki fungsi meredam getaran, menahan tekanan, dan tahan air.

5.       PENGEPAKAN ( PACKING ) dengan BAHAN KAYU

Bahan kemasan yang paling kuat adalah kayu. Paket yang dikemas menggunakan kayu tentunya tahan dari tekanan, namun kurang dapat meredam getaran. Penggunaan kemasan dari kayu akan lebih efektif apabila dikombinasikan dengan bahan lain yang dapat meredam getaran seperti styrofoam.